Jumat, 10 Desember 2010

bikin cerpen sendiri .. hasilnya oke !

tugas bahasa indonesia "bikin cerpen sendiri"


Jual Aja Ke "POSMETRO"

 Hari Sabtu, minggu kedua pada bulan Oktober tahun ini, akan diadakan PERSAMI atau Perkemahan Sabtu Minggu di sekolahku SMPN 6 BATAM. Dimulai pada hari Sabtu dan akan berakhir hari esoknya yaitu minggu.

Kami senior pramuka, sudah diberikan tugas untuk menjadi panitia dan dibantu oleh alumni yang dulunya juga pramuka di sekolahku. Semua acara sudah kami susun sebaik mungkin. Mulai dari waktu pendirian tenda, upacara pembukaan, dan seterusnya.
          
Acara berjalan lancar, dan pada malam harinya ada acara upacara api unggun. Sebelum upacara itu, akan dipilih beberapa orang untuk menjadi petugas upacara. 1 orang menjadi pemimpin upacara, dan 10 orang pasukan api unggun.
         
Setelah semua petugas terpilih, pada malam harinya kita melaksanakan upacara api unggun. Diawal upacara, masih berjalan lancar. Tetapi, pada waktu pembakaran obor, diantara ke-10 pasukan menyalakan api unggun yang menyalakan api unggun itu ada seorang adik kelasku yang menangis ketakutan. Dari barisanku, aku melihatnya keheranan. Aku menyampaikan hal ini pada temanku sesama senior pramuka.
          
Pada hari senin nya, aku menanyakan hal itu kepada adik kelasku yang menangis ketakutan pada upacara api unggun yang lalu. “Kenapa waktu upacara api unggun ko nangis dek ?”. Awalnya dia masih seperti ketakutan. “Ada hantu ya dek?” tanyaku kedua kalinya. “Iya kak” jawabnya datar.
          
Aku tertawa dan merasa sangat tak yakin terhadap cerita hantu di sekolah. “Masa sih ? emangnya ko liat dimananya ?”. “aku liat dua kak, yang satu di depan koridor kelas 7.7 trus yang satu lagi di jalan arah kantin pak asep.” “oh , haha ga usah takut gitu kali..” jawabku.
          
Pada hari jumat minggu ketiga, kami latihan pramuka seperti biasa. Di saat itu temanku membawa kamera SLR nya. Dia memberi tahu padaku bahwa ia tak sengaja mendapatkan foto seperti hantu di tempat yang dikatakan adik kelasku itu. Melihat itu aku menjadi parno juga. Tetapi aku mencoba untuk tidak takut, karena aku tidak bisa melihat hantu dan tak pernah tahu wujudnya.
          
Para senior pramuka menyarankan pada temanku itu agar foto itu di jual saja ke Koran POSMETRO.  Lalu dia berniat untuk mencetak foto itu dan akan di jualnya ke Koran posmetro. Setelah foto itu di cetak, tak ada lagi gambar yang katanya adalah hantu itu. Dan juga di SLR nya tidak ada lagi. Saat itu aku menjadi ketakutan.

end.

2 komentar:

  1. <<rio
    ngakak puri isi blog mu khu baca
    tapi bgus semua kok

    BalasHapus
  2. thank's ..
    eh cara buat template yg keren dimana ?

    BalasHapus